-1
  1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
  2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
  3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
  4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
  5. Berikan tanggapan (minimal 2) pada pendapat orang lain dalam forum diskusi materi ini.
Posted new comment

1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!

Sesuai dengan metode cooperative learning tipe number head together maka kelebihan dan kelemahan guru dalam vidio tersebut adalah:
kelebihan
a. guru membentuk kelompok kecil dalam kelas
b. guru mengajukan pertanyaan kepada setiap kelompok
c. guru memberikan kesempatan kepada perseta didik untuk berdiskusi
d. guru memberi kesimpulan diakhir pembelajaran.
Kelemahan
a. Guru tidak memberikan nomor kepada setiap siswa dalam kelompok. hanya memberi nama kelompok saja.
b. Guru meminta siswa menjawab pertanyaan dengan memanggil nama siswa.

2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
Saya pernah mengalami peristiwa yang serupa, pada saat itu ketika saya mengajar saya tidak membaca RPP yang sudah saya siapkan terlebih dahulu. Jadi sintaks dari metode cooperative learning tipe number head together ada yang tertinggal. Yaitu memberi nomor kepada setiap siswa dan akhirnya saya juga meminta siswa menjawab pertanyaan dengan cara memanggi nama siswa.
3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!

Langkah –langkah metode cooperative learning tipe number head together adalah
Sebelum melakukan pembelajaran sebaiknya guru membaca Rpp yang telah dibuat.
1. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok atau tim yang beranggotakan 3-5 orang dengan kemampuan yang berbeda.
2. Guru memberikan siswa nomor sehingga tiap siswa dalam tim memiliki nomor yang berbeda.
3. Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa.
4. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dalam kelompok, dan mengarahkan jalannya diskusi kelompok.
5. Guru menyebutkan satu nomor secara acak dan meminta siswa dengan nomor tersebut untuk menyebutkan jawaban dari pertanyaan yang telah diberikan.
6. Guru memberikan kesimpulan atau jawaban akhir dari semua pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang disajikan

4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.

Langkah-langkah cooperative learning tipe number head together yang dikembangkan oleh Ibrahim (2000: 29)
1. Persiapan
Dalam tahap ini guru mempersiapkan rancangan pelajaran dengan membuat Skenario Pembelajaran (SP), Lembar Kerja Siswa (LKS) yang sesuai dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT.
2. Pembentukan kelompok
Dalam pembentukan kelompok disesuaikan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Guru membagi para siswa menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 3-5 orang siswa. Guru memberi nomor kepada setiap siswa dalam kelompok dan nama kelompok yang berbeda. Kelompok yang dibentuk merupakan percampuran yang ditinjau dari latar belakang sosial, ras, suku, jenis kelamin dan kemampuan belajar. Selain itu, dalam pembentukan kelompok digunakan nilai tes awal (pre-test) sebagai dasar dalam menentukan masing-masing kelompok.
3. Tiap kelompok harus memiliki buku paket atau buku panduan
Dalam pembentukan kelompok, tiap kelompok harus memiliki buku paket atau buku panduan agar memudahkan siswa dalam menyelesaikan LKS atau masalah yang diberikan oleh guru.
4. Diskusi masalah
Dalam kerja kelompok, guru membagikan LKS kepada setiap siswa sebagai bahan yang akan dipelajari. Dalam kerja kelompok setiap siswa berpikir bersama untuk menggambarkan dan meyakinkan bahwa tiap orang mengetahui jawaban dari pertanyaan yang telah ada dalam LKS atau pertanyaan yang telah diberikan oleh guru. Pertanyaan dapat bervariasi, dari yang bersifat spesifik sampai yang bersifat umum.
5. Memanggil nomor anggota atau pemberian jawaban
Dalam tahap ini, guru menyebut satu nomor dan para siswa dari tiap kelompok dengan nomor yang sama mengangkat tangan dan menyiapkan jawaban kepada siswa di kelas.
6. Memberi kesimpulan
Guru bersama siswa menyimpulkan jawaban akhir dari semua pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang disajikan.

Purwanto (1999:56) mengemukakan bahwa langkah-langkah model pembelajaran Numbered Head Together adalah:
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam kelompok mendapat nomor,
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya,
3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya dan mengetahui jawabannya,
4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka,
5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain,
6. Kesimpulan

Saya setuju dengan pendapat ibu TUKMINI
– Guru tidak memberikan nomor kepada setiap siswa dalam kelompok. hanya memberi nama kelompok saja. Semestinya guru sudah menyiapkan kertas yang betuliskan nomer atau nama kelompok.
– Guru meminta siswa menjawab pertanyaan dengan memanggil nama siswa.semestinya guru mempersilahkan pada tiap tip kelompok secara bergiliran untuk mempresentasikan jawaban mereka.

Kelebihan dari metode cooperative learning tipe numbered heads together adalah:
1. Metode sangat menarik
2. Membuat siswa saling bertukar pikiran
3. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.
4. Guru menyiapkan pertanyaan
5. Masing-masing kelompok menjawab pertanyaan tersebut.
Kekurangannya adalah:
1. Guru tidak merumuskan tujuan pembelajaran.
2. Kurang memotivasi siswa diawal pembelajaran.
3. Tidak memberikan nomor kepada setiap siswa.
4. Tidak memberikan pujian

Pengalaman saya tentang metode ini adalah saya tidak memberikan nama kelompok kepada setiap kelompok, sehingga saya harus memanggil nama siswa tersebut.

Langkah-langkah yang saya lakukan adalah:
1. Merumuskan tujuan pembelajaran.
2. Terlibih dahulu memotivasi siswa.
3. Mempersiapkan nama kelompok.
4. Memberikan penguatan, pujian terhadap jawaban siswa.

saya akan menanggapi bu umi kalsum tentang pengalaman ibu yang tidak memberi nama kelompok tetapi memanggil nama siswa. yang akan saya tanyakan bagaimana cara ibu membagi kelompok nya?

Video ini menggambarkan guru ekonomi menyampaikan materi Tindakan Ekonomi Berdasarkan Motif dan Prinsip Ekonomi dengan metode Cooperative learning tipe numbered heads together.
1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!

Kelebihan:
• Guru menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe Numbered heads together
• Siswa berani mengemukakkan pendapat
• Penerapan model NHT memastikan keterlibatan total dari semua siswa.

Kelemahan :
• guru tidak memanggil salah satu nomor masing-masing kelompok untuk mempersentasikan hasil kerja kelompok mereka.
• Peserta didik lain tidak diberi kesempatan untuk memberi tanggapan, dari jawaban kelompok lain.
• Peserta didik tidak dilibatkan dalam menyimpulkan materi pembelajaran
• Guru tidak memberikan reward kepada peserta didik yang berani mengungkapkan pendapat atau untuk kelompok terbaik untuk memotivasi peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran.
• Kegiatan tidak diakhiri dengan evaluasi

2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.

Saya belum pernah mempraktikkan model Numbered Head Together dalam pembelajaran, tapi sudah pernah menerapkan pendekatan cooperative learning lainnya dalam pembelajaran, seperti model STAD, Example non Example, demonstrasion.

3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!

Apabila saya menerapkan model pembelajaran NHT , akan mempelajari terlebih dahulu langkah-langkah pembelajaran tersebut, kemudian menyusun RPP dengan penerapan model NHT , dalam pelaksanaan pembelajaran setelah peserta didik berdiskusi akan memanggil salah satu nomor masing-masing kelompok untuk mempersentasikan hasil kerja kelompok mereka, kemudian peserta didik lain diberi kesempatan untuk memberi tanggapan dari jawaban kelompok lain, akan melibatkan peserta didik dalam menyimpulkan materi pembelajaran, memberikan reward kepada peserta didik atau kelompok terbaik dalam menyelesaikan tugas untuk memotivasi peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran dan kegiatan diakhiri dengan evaluasi.

4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.

Pembelajaran kooperatif adalah kerangka konseptual rangkaian kegiatan belajar yang dilakukan oleh peserta didik dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Kelompok-kelompok tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Menurut Trianto (2010: 82) model NHT adalah jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan sebagai alternatif terhadap struktur kelas tradisional, yang lebih melibatkan siswa dalam menelaah materi yang tercakup dalam suatu pelajaran tersebut.

Menurut Kagan dalam Ibrahim (2000: 28) model NHT adalah bagian dari model pembelajaran kooperatif struktural, yang menekankan pada struktur-struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan penguasaan akademik siswa dengan melibatkan para siswa menelaah bahan yang tercakup dalam suatu pelajaran dan pemahaman siswa terhadap isi pelajaran tersebut