1

Silakan saksikan video pembelajaran pada link berikut ini : http://www.gurupintar.ut.ac.id/content/micro-teaching-online/siswa-kurang-semangat-mengikuti-pelajaran-teori

Sinopsis:

Program ini menggambarkan upaya seorang guru SMP yang berusaha mengubah cara mengajarnya dari model ceramah ke model pembelajaran proyek karena para siswa cenderung tidak semangat apabila pembelajaran dilakukan dengan cara menerangkan panjang lebar. Dengan menggunakan pembelajaran proyek, siswa lebih semangat dan lebih mudah memahami teori yang disampaikan.

Ditulis oleh: Dra. Hartinawati, M.Pd

Setelah menyaksikan video pembelajaran tersebut dan mencermati sinopsisnya, silakan Anda memberikan tanggapan dengan cara menjawab beberapa pertanyaan berikut ini.

  1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
  2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
  3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
  4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
  5. Berikan tanggapan (minimal 2) pada pendapat orang lain dalam forum diskusi materi ini.
Answered question

Nama : Diana Anjellina Eka Putri
NIM : 837387178

Dari video tersebut dapat diambil kesimpulan yaitu :
1. Guru sebelum memberikan contoh berupa gambaran seharusnya diberikan materi secara lisan dan tertulis terlebih dahulu agar siswa lebih paham dan mudah mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan oleh guru
2. Guru juga harus memadai fasilitas untuk mempermudah siswa dalam pembelajaran
3. Guru seharusnya memberikan contoh dengan salah satu siswa didepan kelas dalam percobaan praktik yang akan dilakukan sehingga siswa dapat memahami terlebih dahulu sebelum bekerja sama dalam kelompok
4. Satu per satu siswa juga harus bisa mempraktikkan hasilnya agar tidak bergantung dengan kelompok

1. Kelebihan guru mencari solusi agar siswa lebih memahami materi yang diajarkan dengan mengganti teori menjadi praktek, mengajak siswa berkerja bersama sama dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan suatu materi, dan memberikan kepercayaan kepada siswa untuk mengajarkan teman sebaya yang tidak bisa merangkai bel listrik
Kekurangan guru tidak menjelaskan secara nyata bagaimana rangkaian pembuatan bel listrik tersebut.
2. Saya pernah mengalami menjelaskan tentang materi bentuk molekul, siswa tidak paham dengan teori, tetapi setelah diganti menggunakan molymod siswa lebih paham.
3. Saya akan menjelaskan terlebih dahulu cara merangkai bel listrik secara tertulis
Kemudian saya akan mempraktekkan langkah langkah pembuatan bel listrik sebelum siswa merangkainya sehingga tidak ada siswa yang mengalami kesalahan
4. Teori sosial albert bandura mengatakan pembelajaran akan dapat berkesan dengan menggunakan pendekatan permodelan. Permodelan disini maksudnya ada objek belajar sehingga guru dapat mempraktekkan materi supaya lebih dipahami siswa
Teori ausubel mengatakan bahwa bahan subyek yang dipelajari siswa haruslah bermakna (meaning full) bukan menghafal (rote learning). Dengan praktek bagi siswa pelajaran lebih bermakna dan mudah dimengerti.

Berdasarkan vidio diatas, dapat disimpulkan bahwa:
1. Dilihat dari Kelebihannya : guru mencari solusi supaya siswa mampu memahami materi yang diajarkan dengan mengganti teori menjadi praktek, mengajak siswa membuat kelompok kecil untuk menyelesaikan suatu materi, dan memberikan kepercayaan kepada siswa untuk mengajarkan teman sebaya yang tidak bisa merangkai bel listrik. Oleh sebab itu, hal ini mamou meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang disajikan dan membuat siswa untuk dapat berfikir kritis.
Namun, Kekurangan guru yaitu guru kurang menjelaskan secara nyata bagaimana rangkaian pembuatan bel listrik tersebut.
2. Saya pernah mengalami menjelaskan tentang materi bentuk molekul, siswa tidak paham dengan teori, tetapi setelah diganti menggunakan molymod siswa lebih paham.
3. Saya akan menjelaskan terlebih dahulu cara merangkai bel listrik secara tertulis
Kemudian saya akan mempraktekkan langkah langkah pembuatan bel listrik sebelum siswa merangkainya sehingga tidak ada siswa yang mengalami kesalahan
4. Teori sosial albert bandura mengatakan pembelajaran akan dapat berkesan dengan menggunakan pendekatan permodelan. Permodelan disini maksudnya ada objek belajar sehingga guru dapat mempraktekkan materi supaya lebih dipahami siswa
Teori ausubel mengatakan bahwa bahan subyek yang dipelajari siswa haruslah bermakna (meaning full) bukan menghafal (rote learning). Dengan praktek bagi siswa pelajaran lebih bermakna dan mudah dimengerti.

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Nama saya Ani Qomariyah (NIM 030692957) Saya mahasiswa UPBJJ-UT Bandar Lampung
Menurut pendapat saya vidio tersebut memiliki
– kelemahan : Guru dalam menyampaikan materi dengan bahasan cara membuat bel listrik kurang tepat jika menggunakan metode ceramah.
– Kelebihan : Guru segera menyadari bahwa siswanya merasa kesulitan dalam memahami cara membuat bel listrik dengan metode ceramah yang guru lakukan dan menggantinya dengan metode proyek.
Teori yang sesuai dengan metode ini salah satunya adalah Teori Belajar Konstruktivisme yang dikemukakan oleh John Dewey (konsep learning by doing) yakni proses perolehan hasil belajar dengan mengerjakan tindakan-tindakan tertentu sesuai dengan tujuannya.

1. Kekurangan guru tersebut adalah tidak memeberikan contoh ataupun aplikasi yang ada di sekitar, guru lang sung menugaskan siswa tanpa melalui proses praktik dan kelebihan pada sesi ke 2 guru telah memberikan solusi bahwa dengan menerangkan seklaigus melakukan praktik agar siswa paham dalam proses pembelajaran pembuatan bel listrik tersebut
2. Pernah, solusi yang di tempuh adalah mengajak siswa tersebut menonton video pemebelajaran dan mengunjungi bengkel praktikum
3. langkahnya dalah melakukan pembelajaran demonstrasi dengan sistem peragaan serta langsung menggunakan peraltan-peraltan praktik
4. a. Teori behavior Edwarlee thorndike (1874-1949) Merupakan proses stimulus dan respon
b. John watson (1878-1958) Kajianya tentang belajar disejajarkan dengan
ilmu-ilmu lain
5. Pembelajaran yang koopertif dengan kelompok kecil akan lebih memudahkan siswa untuk meahami pembelajaran
Pembelajaran dengan memeberikan kepercayaan kepada siswa yang lebih paham akan memberikan siswa lain yang tidak mengerti akan lebih mengerti di sebabkan kesaama emosional dan umur