0

Haiii… apa kabar semuanya? Selamat datang dalam Forum diskusi tentang pengembangan sosial-emosional pada anak usia dini 2. Nah, sebelum Anda menyampaikan pendapat di forum ini. Silakan Anda saksikan dengan seksama, video-video pembelajaran yang terdapat dalam http://gurupintar.ut.ac.id/content/micro-teaching-online/laboratorium-pembelajaran-paud.

Setelah Anda menyaksikan video tersebut, maka jawablah pertanyaan berikut ini.

  1. Tuliskan ringkasan isi video yang Anda saksikan. Jangan lupa tuliskan pula identitas video tersebut, misalnya: Judul video, Lokasi video tersebut, nama tokohnya dan sebagainya!
  2. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru dalam video tersebut terkait penanganan masalah perkembangan sosial-emosional anak!
  3. Apakah Anda pernah mengalami kejadian yang hampir sama dengan isi video tersebut? bagaimana solusi yang Anda lakukan?
  4. Berikan tips dan triks Anda untuk guru-guru PAUD yang mengalami kesulitan dalam menangani permasalahan sosial-emosional anak didiknya.

Selamat berdiskusi, semoga kita semua dapat belajar dan pengalaman yang positif dan berharga melalui forum diskusi ini.

Salam

Answered question

Nim : 836553223
Nama : Rr. Lisnaeni Sri Purwaningsih
Pokjar : Kebumen

1. Saya akan memberikan pengertian terhadap anak yang tidak mau ikut antri dalam barisan dan menyampaikan aturan saat berbaris supaya posisi berbarisnya bergantian. Bila anak sudah mau mentaati aturan, saya memberikan pujian/ sanjungan terhadap anak tersebut.

2. Pernah, yaitu pada saat anak tidak mau antri ketika meminta nilai setelah menyelesaikan tugasnya solusinya adalah guru membuat aturan main dengan menyuruh berbaris bagi anak yang selesai pertama akan baris diurutan depan begitu seterusnya sehingga anak tidak berebutan.

3. Menurut saya cara mengamati permasalahan sosial emosional anak usia dini yang pertama mencari akan penyebabnya, membuat anak merasa aman, membantu anak mengatasi kecemasannya, mengalihkan anak dengan kegiatan lain, melakukan hal yang membuat anak tenang.

4. Menurut John G Waston dalam yurdik (2011:191) menyatakan bahwa ada 3 pola dasar yaitu marah, takut, ceria. Ketiga jenis emosi tersebut menunjukkan respon tertentu pada stimulus tertentu pula, tetapi kemungkinan terjadi pula modifikasi. Anak usia dini memang belum bisa mengontrol emosi dengan baik namun anak harus diajarkan tentang menahan diri sejak usia dini agar di masa periode perkembangan berikutnya anak dapat memahami emosi saat marah dengan baik.