0

Jelaskan cara mengatasi mensimulasi motorik bahasa anak dengan cara bermain anak ?

Answered question

Bermain merupakan pengalaman belajar yang sangat berguna untuk anak dan memiliki beberapa manfaat bagi perkembangan anak yaitu perkembangan fisik, sosial emosinal, kognitif atau intelektual serta bahasa. Selain itu manfaat yang didapatkan dari kegiatan bermain adalah mengembangkan kreativitas. Contoh menstimulasi perkembangan bahasa pada anak yaitu bisa dengan bermain peran, selain bermain anak juga dapat mengembangkan kemampuan bahasanya karena interaksi langsung dengan temannya, juga dapat meningkatkan dan menambah kosakata yang ia miliki. Bisa juga dilakukan dengan cara menyediakan permainan edukatif berupa flash card sebagai effort tanya jawab mengenai gambar, abjad, angka, dan lain sebagainya.
Dengan bermain pula anak dapat menilai dirinya sendiri, kelebihan dan kekurangannya sehingga dapat membantu pembentukan konsep diri.

Perkembangan motorik setiap anak berbeda berasatu dengan yang lainnya,dan berkembang sesuai umur juga pertumbuhan anak.setiap perkembangan motorik dapat distimulasi, tapu orang tua menyesuaikan umur anak dalam menstimulasi motorik anak.
Ada beberapa kegiatan yang dapat menstimulasi motorik bahasa pada anak dengan cara bermain.
1. Bermain peran
Saat bermain peran, anak pastinya akan berbicara seperti karakter / orang yang diperankannya. Hal ini dapat memperluas kosakata anak dan melatihnya berpidato. Sering mengulangi dialog yang biasa anak dengar dari sebuah adegan dapat membuat anak lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri.
2. Menirukan gerakan binatang
Saat menirukan gerakan binatang, dapat melatih motorik kasar dan bahasa pada anak, memberikan kesempatan pada anak untuk memperhatikan dan menirukan suara binatang.
Misalnya, saat anak memperagakan kucing anak akan mencontohkan bagaimana bunyi kucing.
3. Bermain puzzle
Saat anak bermain balok, guru atau orang tua harus mendampingi anak, dan orang tua atau guru mengajak anak menghitung balok nya dan menanyakan apa yang dibuat anak.

Bermain merupakan hal yang tak terpisahkan pada anak usia dini. Maka dalam hal ini seorang pengajar harus mempunyai trik khusus dalam memasukkan materi pembelajaran di dalam kegiatan bemain anak PAUD. Di antaranya dengan cara bercerita dengan menggunakan media boneka tangan. Dan hal ini sangat berpengaruh sekali dalam pengembangan bahasa dan kelancaran anak dalam mengungkapkan semua imajinasi anak melaui cerita.

NURIYATI
yaitu dengan cara bermain peran, guru bercerita dengan menggunakan berbagai media, bernyanyi

khusnul khotimah
NIM : 859133096

Ada beberapa kegiatan yang dapat menstimulasi motorik bahasa pada anak dengan cara bermain.
1. Bermain peran
Saat bermain peran, anak pastinya akan berbicara seperti karakter / orang yang diperankannya. Hal ini dapat memperluas kosakata anak dan melatihnya berpidato. Sering mengulangi dialog yang biasa anak dengar dari sebuah adegan dapat membuat anak lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri.
2. Menirukan gerakan binatang
Saat menirukan gerakan binatang, dapat melatih motorik kasar dan bahasa pada anak, memberikan kesempatan pada anak untuk memperhatikan dan menirukan suara binatang.
Misalnya, saat anak memperagakan kucing anak akan mencontohkan bagaimana bunyi kucing.
3. Bermain puzzle
Saat anak bermain balok, guru atau orang tua harus mendampingi anak