5

Perlu dipahami oleh para guru bahwa penanaman disiplin tidak dapat dicapai oleh anak secara cepat. Penanaman disiplin membutuhkan kesabaran, keteladanan dan konsistensi serta mekanisme “reward”. Dengan cara pengulangan, disiplin yang hendak diterapkan guru diantara para siswa TK perlu dilakukan. Dengan teladan dan cara pengulangan, siswa TK dapat mengingat aturan-aturan yang harus diikuti.

Bagaimana pendapat Anda setelah menyaksikan program video ini? Apakah Anda mempunyai masalah yang sama namun sudah berhasil menemukan solusi dari permasalahan yang Anda hadapi terkait dengan bagaimana melatih siswa TK agar mereka secara perlahan memahami dan dapat mentaati aturan melalui cara pengulangan di kelas. Dapatkah Anda menuangkan buah pikiran dalam kolom yang disediakan di bawah ini? Dengan Anda membagi pengalaman sejenis dengan tayangan program video ini, secara tidak langsung Anda telah membantu rekan sejawat guru yang memiliki masalah serupa.

Ditulis oleh: Sri TatminingsihÂ

Pengulangan “Repetition”

Setelah anda melihat tayangan video tentang “Pengulangan “Repetition”

  1. Coba jelaskan pengalaman yang anda lakukan di sekolah tempat anda mengajar, penanaman disiplin anak perlu dilakukan berulang-ulang?
  2. Berikan contoh cara yang mudah untuk menanamkan disiplin pada anak ?
  3. Kenapa keterlibatan anak dalam menanamkan disiplin penting?
  4. Dalam menanamkan disiplin anak perlu dilakukan berulang-ulang, coba jelaskan?
  5. Kenapa keterlibatan orang tua penting dalam menanamkan disiplin kepada anak?

 

LINK VIDEO

Answered question

Bagaimana cara mengakses video tsb? Krn tidak dapat dibuka terimakasih

1. Berbaris salim dan berdoa
2.cuci tangan dan buang sampah di tempatnya
3.ya. karena penanaman disiplin anak mulai dari anak usia dini
4.kenapa dilakukan berulang2 karena dalam melakukan penanaman disiplin anak akan selalu ingat dan terukir dalam otaknya dan tindakanya
5. Karena orang tua lebih dekat dengan anak dan mempunyai waktu yang banyak bersama anak

Betul bunda, menanamkan kedisiplinan anak tidak hanya tugas guru namun juga tugas keluarga dalam hal ini orang tua,sebab awal mula semua pendidikan dan pembelajaran berasal dari keluarga. Kita sebagai guru harus kerjasama dengan keluarga (orang tua anak) dalam menanamkan kedisiplinan.

Untuk menjawab smua pertanyaan insyaallah sdh hampir sama dengan semua yang sudah menuliskan comment disini, jadi saya hanya menuliskan pendapat saya saja tentang jawaban Bapak Ibu sekalian. Pada topik kali ini adalah penanaman karakter disiplin pada anak dengan cara repetition atau pengulangan. Dengan teladan yang baik dari kita sebagai guru atau orang tua dan cara pengulangan dengan membiasakan melakukannya tanpa paksaan dan atas kesadaran anak itu sendiri, maka anak tersebut akan selalu mengingat aturan-aturan yang harus diikuti dan akan menjadi kebiasaan sehari-hari. Jadi betul sekali Bapak Ibu sekalian, harus ada kerjasama antara guru dan orang tua di rumah dalam menanamkan karakter, dalam hal ini yaitu disiplin, pada anak. Karena waktu bersama keluarga atau orang tua lebih banyak daripada dengan guru. Orang tua juga sebagai role model awal mula semua pendidikan anak sebelum mendapatkan pendidikan di sekolah. Terima kasih.

1.contoh penanaman anak disekolah : memberikan reward ketika anak datang tepat waktu, selalu mengingatkan waktu bermain anak ketika melakukan kegiatan dan ketika kegiatan akan berakhir.
2.contoh cara yang mudah untuk menanamkan disiplin pada anak adalah dengan memberikan contoh dan teladan secara langsung, seperti selalu mengantar anak untuk berangkat sekolah tepat waktu, bangun pagi dan melakukan sholat berjamaah, tidak menunda pekerjaan dan masih banyak yang lainnya.
3. keterlibatan anak dalam menanamkan disiplin penting karena untuk pembiasaan pada anak sehingga menjadi karakter yang baik dimasa depannya.
4. Dalam menanamkan disiplin anak perlu dilakukan berulang-ulang penanaman disiplin anak perlu dilakukan berulang-ulang karena anak belajar secara bertahap,dimana anak akan dapat lebih mudah mengingat jika itu dilakukan secara berulang,dan menjadikan rutinitas sehingga anak dapat lebih terbiasa melakukan disiplin.
4. keterlibatan orang tua penting dalam menanamkan disiplin kepada anak, karena waktu anak bersama dengan orang tua lebih banyak daripada dengan gurunya. Kerjasama orang tua dan guru diperlukan untuk menyinkronkan kegiatan anak disekolah dan dirumah agar penanaman disiplin lebih mudah dilakukan