0
  1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
  2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
  3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
  4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
  5. Berikan tanggapan (minimal 2) pada pendapat orang lain dalam forum diskusi materi ini.
Posted new comment

1. Kelebihan dan kelemahan dari tayangan video pembelajaran “Mengelola Waktu Transisi Antara Dua Kegiatan yang Beruntun” , antara lain :
Kelebihan :
• Sebelum masuk kelas guru bertegur sapa dengan peserta didik, hal tersebut dapat membangun kedekatan emosi antara guru dengan peserta didik
• Guru memulai kegiatan pembelajaran dengan strategi yang inovatif
• Guru menguasai kelas dan materi yang disampaikan
• Guru menerapkan strategi yang inovatif dalam memotivasi siswa dalam belajar.
• Guru sangat kreatif menggunakan isyarat symbol sebagai pesan penting yang hendak disampaikan oleh guru.
• Kegiatan pembelajaran lebih kondusif dan peserta didik terlihat aktif.
Kelemahan :
• Dalam menyampaikan materi guru tidak menggunakan model atau alat peraga yang berkaitan dengan materi pembelajaran.
• Dengan durasi video yang singkat, kita tidak dapat melihat pembelajaran sampai kegiatan akhir .

2. Saya biasa melakukan pendekatan kepada siswa dengan menanyakan kabarnya dan kondisi kesehatannya. Karena hal itu saya anggap penting untuk mengetahui kesiapan peserta didik sebelum pembelajaran dimulai serta membangun kedekatan emosional dengan mereka. Dalam menyampaikan materi menggunakan alat peraga yang berkaitan dengan materi yang dipelajari untuk memudahkan peserta didik memahaminya.
3. Langkah yang dilakukan dalam menyampaikan materi, guru menggunakan alat peraga atau media pembelajaran untuk menunjang kelancaran pembelajaran disamping pemilihan model yang tepat juga perlu digunakan suatu media pembelajaran yang sangat berperan dalam membimbing siswa. Selain itu langkah dalam melakukan pendekatan emosional dan memberikan isyarat symbol kepada peserta didik sangat diperlukan agar waktu transisi antara kegiatan beruntun bisa berjalan dengan baik.

4. Menurut Estiningsih (dalam Agus Suharjana, 2009:3), “Alat peraga merupakan media pembelajaran yang mengandung atau membawakan ciri-ciri dari konsep yang dipelajari”. Fungsi utama dari alat peraga adalah untuk membantu menanamkan atau mengembangkan konsep yang abstrak, agar siswa mampu menangkap arti sebenarnya dari konsep tersebut (Agus Suharjana, 2009:3).

Teori kondisi pembelajaran yang dikemukakan oleh R. Gagne ini berpendapat bahwa terdapat beberapa jenis atau tingkatan pembelajaran yang berbeda. Pengelompokkan inidimaksudkan karena setiap tingkatan pembelajaran memerlukan jenis instruksi yang berbeda. Gagne mengidentifikasi lima jenis kategori pembelajaran yaitu informasi verbal,keterampilan intelektual, strategi kognitif, keterampilan motorik, dan sikap. Perbedaan kondisi eksternal dan internal sangat penting bagi setiap jenis pembelajaran. Teori ini telah diterapkan dalam pelatihan militer serta ditujukan untuk menggambarkan peran teknologi instruksional dalam pembelajaran.