23

Video dimulai dengan gambaran suasana kelas TK/PAUD dimana anak-anak sedang mewarnai gambar sesuai tema. Untuk menanamkan kejujuran  pada anak usia dini,  saat didepan anak-anak Guru dapat mengatakan kepada  anak  untuk berkata jujur apabila anak sudah dapat menyelesaikan tugasnya, dan sebaliknya anak dapat berterus terang jika tidak dapat menyelesaikan tugasnya. Kegiatan yang dilakukan tersebut  dapat dilakukan untuk menanamkan kejujuran pada Anak Usia Dini. Dari tugas –tugas yang diberikan guru tersebut, bagi siswa yang sudah dapat menyelesaikan tugas anak dapat mengambil penjepit  dan Guru membantu menempelkan penjepit di bajunya.

Begitu juga saat Guru meminta anak untuk memperhatikan arahan Guru saat Guru menunjukkan cara membentuk suatu benda misal bunga dari plastisin. Anak dapat diarahkan untuk menunjukkan sendiri hasil kerjanya, bukan hasil kerja temannya, sehingga Guru dapat mengecek hasil kerja anak didiknya dan memberikan pujian atau arahan dengan kata-kata yang mudah dipahami anak.

Nah, setelah melihat video dan membaca sinopsis di atas, marilah teman-teman mendiskusikan bersama pertanyaan berikut terkait dengan tayangan video tersebut.

1. Menurut Anda tuliskan apakah kekurangan dan kelebihan dari video penggunaan penjepit untuk menanamkan kejujuran pada anak usia dini? Apakah Anda pernah melakukan hal yang sama dengan yang ada dalam video tersebut untuk mengajarkan kejujuran pad AUD?

2. Menurut Anda, bagaimana cara untuk memperbaiki kekurangan dari video tersebut? Jelaskan alasan dari solusi yang Anda sarankan tersebut? Jelaskan alasannya secara singkat dan jelas!

3. Jelaskan, menurut Anda, selain menggunakan penjepit, media lain apa saja yang dapat  digunakan guru untuk menanamkan kejujuran pada murid anak usia dini Anda? Langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan guru saat menggunakan media yang Anda sarankan tersebut untuk menanamkan kejujuran kepada anak didik PAUDnya? Jelaskan dengan contoh.

4. Menurut Anda apakah lebih mudah mengajarkan cara menanamkan kejujuran dibandingkan dengan mengajarkan aspek pengembangan lain seperti kognitif dan bahasa? Apakah alasan dari jawaban anda? Jelaskan pendapat Anda dengan contoh.

5. Tuliskan satu kegiatan belajar yang pernah atau akan Anda lakukan untuk menanamkan kejujuran pada anak didik Anda yang berusia dini, bisa seperti suatu perencanaan mengajar.

6. Menurut Anda hal apa saja yang dapat membantu menanamkan kejujuran pada anak didik Anda di sekolah?

Terima kasih atas jawaban dan partisipasi Anda dalam forum diskusi ini. Selamat mengerjakan!

 

LINK VIDEO

Answered question

-Menurut saya kegiatan pada vieo tersebut cukup menarik untuk menumbuhkan sikap kejujuran pada anak usia dini.Melalui penjepit jemuran anak akan lebih tertarik dan memiliki antusias untuk bersikap jujur,karena pada anak usia dini blm memahami tentang arti kejujuran itu sndri.
-Guru dapat mengajarkan anak tentang kejujuran secara sederhana,dengan contoh contoh yang sederhana,serta memberikan gambaran sederhana kepada anak bagaimana akibat jika seseorang tidak memiliki sikap kejujuran.
-Guru dapat menggunakan media lain untuk media lain untuk melatih kejujuran anak. Misalnya guru dapat mengguakan stampel bergambar bintang,setelah anak dapat menyelesaikan pekerjaannya guru dapat memberi stampel pada tangan anak.
-Mengajarkan sikap kejujuran kepada anak usia dini tidak mudah.karena harus dapat bekerja sama dengan pihak keluarga,wali murid khususnya orang tua dirumah.
-Setiap awal kegiatan guru selalu bertanya kepada anak,sudahkah anak melakukan kegiatan rutin sebelum berangkat ke sekolah seperti, mandi,gosok gigi,sarapan pagi,dan pamit kepada org tua sblm berangkat sekolah.
-Guru setiap awal kegiatan menanyakan pada anak sudahkan anak mandi,gosok gigi,sarapan pagi dan pamit pada keluarga sebelum berangkat sekolah.

1. kekurangan video tersebut adalah guru kurang memperhatikan hasil kerja anak dan kelebihan nya adalah guru dapat menjelaskan dengan baik tentang tugas yang di berikan. saya mengajarkan hal yang sama untuk megerjakan tugas yang harus di selesaikan dan tidak boleh di kumpulkan sebelum selesai.

2. untuk memperbaiki kekurangan video tersebut, guru dapat lebih kreatif dengan tugas anak yang di berikan sesuai dengan minat anak, agar anak lebih antusias dalam mengerjakan tugas nya.

3. untuk menanamkan kejujuran pada anak kita sebagai guru bisa menggunakan media yang lain seperti boneka yaitu dengan cara :

Kegiatan: Panggung boneka
– Guru memainkan boneka tangan dengan tokoh si jujur dan si pembohong.
– Tokoh si jujur mencerminkan perilaku yang tidak berbohong, menghargai miliki teman, mengembalikan benda yang bukan miliknya, mengakui kesalahannya, meminta izin bila menggunakan benda orang lain.
– Setelah selesai bersama anak mendiskusikan
 Pengertian jujur menurut anak
 Mengapa harus jujur
 Contoh perilaku jujur dan tidak jujur
Penanaman sikap tidak sekedar memberi pengetahuan baik dan buruk tetapi lebih pada menumbuhkan kesadaran dan menerapkan akan nilai baik dan buruk dalam perilaku sehari-hari. Oleh karena itu penanaman sikap harus dilakukan secara lembut dan menyenangkan. Suasana dan lingkungan yang aman dan nyaman, perlu diciptakan dalam proses penanaman nilai-nilai sikap.
Untuk memperdalam pemahaman sikap yang diharapkan, setiap nilai sikap yang telah dimasukan ke dalam rencana pembelajaran harus diterapkan secara berkelanjutan.
4. menurut saya menamkan sifat kejujuran adalah hal yang lumayan sulit di tanamkan ke anak, karena jujur merupakan karakter yang harus terus menerus di lakukan sepanjang kehidupan manusia dari lahir sampai ke liang lahat. Di bandingkan pembelajaran kognitif seperti berhitung, membaca, dan menulis. Sifat jujur harus di lakukan berdasarkan dengan hati nurani, bahwa jujur adalah prilaku terpuji dan berpahala.

5. contoh kegiatan belajar bermain peran, masuk di tema pekerjaan, dalam tema pekerjaan banyak profesi-profesi untuk mencari nafkah atau uang agar menyambung hidup.
Dalam tema pekerjaan harus di jelaskan pekerjaan yang boleh di lakukan dan tidak boleh di lakukan.
Pekerjaan yang boleh di lakukan antara lain seperti polisi,tentara, guru, bidan, perawat, dokter,petani dll.
Pekerjaan yang tidak boleh di lakukan adalah mencuri, merampok, menipu.
6. 1. Berikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap jujur
2. Jadilah contoh yang baik
3. Ajarkan kejujuran melalui kisah-kisah orang lain
4. Jangan langsung memberi hukuman jika anak berbohong
5. Tanamkan pendidikan agama
6. Dorong mereka untuk mencari teman yang jujur

1.kekurangan dari vidio diatas guru sudah mampu menguasai kelas dengan baik
2.sebagai guru kita dapat menjelaskan apa yg dimaksud denngan kejujuran agar anak lebih paham mengapa harus anak di tanamkan nilai kejujuran sejak dini
3.melatih kejujuran AUD dapat menggunakan berbagai media contonya degan menggunakan stempel berbintang
4.tidaklah mudah…perlu adanya kerja sama antara guru dan orang tua siswa
5.sebelum guru memulai pembelajaran guru menanyakan kepada anak siapa yang tadi malam belajar,dsini akan dilihat anak sikap keju juran terhadap anak
6.jika anak tidak menyelesaikan kegiatan pembelajarannya.bimbinglah anak tersebut dgn baik jangalah memarahinya

1. kekurangan video tersebut adalah guru kurang memperhatikan hasil kerja anak dan kelebihan nya adalah guru dapat menjelaskan dengan baik tentang tugas yang di berikan. saya mengajarkan hal yang sama untuk megerjakan tugas yang harus di selesaikan dan tidak boleh di kumpulkan sebelum selesai.
2. sebagai guru kita dapat menjelaskan apa yang dimaksud dengan kejujuran agar anak lebih pahama mengapa harus anak di tanamkan nilai kejujuran sejak dini
3. dapat menggunakan stempel bintang
4. tidaklah mudah, perlu adanya kerja sama antara guru dan orang tua
5. sebelum guru memulai pelajaran guru menanyakan kepada anak siapa yang tadi malam belajardisini akan dilihat sikapa kejujuran anak.
6. jka anak tidak menyelesaikan kegiatan pembelajarannya bimbinglah anak tersebut dengan baik janganlah memarahinya.

1. A. Kekurangan video penjepit jemuran tersebut adalah ketika memberikan apersepsi atau pembuka cakrawala tentang kejujuran kepada anak belum mendalam. Bisa diawali dengan makna kejujuran itu sendiri dan contoh dalam kehidupan sehari-hari kita.
Kelebihan video tersebut adalah tujuan pembelajaran tercapai yaitu jujur ketika selesai mengerjakan kegiatan.
B. Saya belum pernah melakukannya seperti yang divideo tersebut.

2. Cara memperbaikinya adalah
A. Memulai kegiatan dengan berdoa.
B. Setelah persiapan lingkungan main, kita mulai kegiatan dengan apersepsi/pembuka cakrawala mengenai kejujuran dengan memberikan contoh sederhana misalnya bertanya kepada anak, sebelum pergi ke sekolah sudah salaman/pamit sama orang tua atau belum.
C. Informasi mengenai tema, kegiatan inti, aturan bermain dan lamanya waktu bermain.
D. Saat kegiatan mewarnai dengan berfokus pada anak, guru mengawasi dan memberikan stimulus pada anak secara bergiliran.
E. Mendokumentasikan kegiatan anak dapat berupa anekdot, memfoto atau video anak sesuai kebutuhan atau memberikan penjepit jemuran sebagai tanda selesai mengerjakan.
F. Melakukan penilaian secara sederhana dengan memberikan lambang bintang 12 atau 3.
G. Membereskan peralatan yang sudah digunakan bersama-sama.
G. Kegiatan penutup, recalling kegiatan, memberikan pujian kepada anak yang tertib dan motivasi kepada anak yang belum selesai dalam kegiatan.
Alasan dari cara yang saya paparkan adalah diharapkan runtutan kegiatannya tersusun sesuai dengan standar operasional.

3. Selain penjepit, media yang dapat digunakan guru untuk menanamkan kejujuran pada anak usia dini adalah dapat berupa lambang bintang atau senyuman ☺️😊.
Langkah-langkah menggunakan media tersebut adalah memberikan lambang bintang/senyuman kepada anak yang sudah selesai mengerjakan tugas dengan menempel gambar tersebut pada pakaian/tangan anak tersebut.

4. Belum tentu mudah atau sulit mengajarkan cara menanamkan kejujuran kepada anak.
Alasannya adalah karakteristik anak berbeda-beda sesuai dengan latar belakang ekonomi, sosial, lingkungan juga kelemahan dan kelebihan anak tersebut sehingga anak pun berbeda-beda menerima pembelajarannya. Selanjutnya kejujuran merupakan salah satu kemampuan perilaku yang berkaitan dengan sosial emosional seorang anak maka pembentukan rasa kejujuran ini juga membutuhkan proses secara bertahap sesuai perkembangan anak.
Contohnya ketika ada anak yang menumpahkan air, kita dapat melihat kejujuran dari mereka, siapa yang menumpahkannya.

5. Kegiatan belajar yang akan direncanakan/ dilaksanakan pada anak usia dini untuk menanamkan kejujuran adalah membersihkan lingkungan sekitar kelas atau membereskan peralatan juga mengakui kesalahan bila mengganggu/membuat teman tidak nyaman.

6. Hal yang dapat membantu menanamkan kejujuran pada anak adalah
A. Selalu memotivasi anak bahwa bila kita jujur akan disayang Allah Dan mendapat pahala.
B. Dalam bersosialisasi disukai teman-teman.
C. Selalu memberi pujian bila anak melakukan kejujuran.