0

Sinopsis

Bercerita adalah salah satu metode pembelajaran bahasa Inggris yang dapat digunakan untuk menarik minat belajar siswa. Metode ini akan jauh lebih menarik dan meningkatkan semangat siswa untuk belajar bahasa Inggris jika cerita tersebut disajikan dalam sebuah film. Program video pembelajaran bahasa Inggris dengan pokok bahasan “Learning A Narrative Story From A Film “ ini memperlihatkan bagaimana kreativitas guru dalam pengunaan film sebagai media pembelajaran. Guru menayangkan sebuah film dimana siswa diminta untuk menonton film tersebut. Namun tentu saja guru memberikan kegiatan pembelajaran lain yang membuat siswa berlatih bahasa Inggris melalui media film tersebut. Metode pembelajaran dengan menggunakan film ini akan lebih memancing daya imajinasi dan konsentrasi siswa sehingga mereka menikmati suasana belajar dan pastinya membuat mereka termotivasi mengikuti kegiatan pembelajaran. Nah, bagaimana cara menggunakan media film untuk meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris? Silakan menyimak tayangan video melalui link berikut: http://www.gurupintar.ut.ac.id/content/micro-teaching-online/learn-a-narrative-story-from-a-film

Setelah menyaksikan video pembelajaran tersebut, silakan Anda memberikan tanggapan dengan cara menjawab beberapa pertanyaan berikut ini:

  1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
  2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
  3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
  4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
  5. Berikan tanggapan (minimal 2) pada pendapat orang lain dalam forum diskusi materi ini.
Answered question

Setelah menyaksikan video pembelajaran tersebut, silakan Anda memberikan tanggapan dengan cara menjawab beberapa pertanyaan berikut ini:

1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
Kelebihan:
– Gurunya sudah menggunakan sapaan yang ramah kepada siswa yaitu dengan menggunakan sapaan “Guys”.
– – Guru sudah memilih menggunakan mewdia film sebagai media yang menarik bagi siswa dibandingkan dengan pilhan guru tersebut di awal video yang terlalu teks book.
– -guru sudah mempersiapkan materi pembelajaran denga baik sebelumnya karena sebelum siswa menyaksikan video, guru telah menyiapkan beberapa pertanyaan.
– Kelemahan:
– Dalam video yang ditampilkan,yang kurang menurut saya adalah kegiatan pendahuluan yang harus di perisiapkan oleh guru, karna proses pendahuluan dalam sebuah proses pembelajaran akan sangat berperan.

2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
Saya pernah mengalami peristiwa semacam ini, saat itu saya menggunakan media fil, sebvelum video ditayangkan saya melakukan kegiatan pendahuluan yang dimulai dengan mengecek kehadiran siswa, melakukan apersepsi, menagjukan pertanyaan –pertanyaan seputar materi narative, yang anak sangat antusias untuk menyaksikannya, tentu saja pertanyaan tersebut disampaikan dalam bahasa inggris (brain storming) dan saya ajuga akan memberi kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan kepada saya seputar materi. Dan didalam pendahuluan ini saya juga menyampaikan tujuan pembelajaran, agar siswa lebih dahulu dapat mengetahui tujuan pembelajaran.

3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
Menurut saya inilah langkah pendahuluan yang seharunya dilakuakan:
1) Guru memberi salam (greeting)
2)Guru memeriksa kehadiran siswa
3 Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
4 Guru menggali pengetauhan siswa tentang materi yang akan di ajarkan (appersepsi) dan memberikan motivasi kepada siswa
5)Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai.
6) Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus.

4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
1. Dick dan Carey (1985) mengatakan bahwa suatu strategi pembelajaran menjelaskan komponen-komponen umum dari suatu set bahan pembelajaran dan prosedur-prosedur yang akan digunakan bersama bahan-bahan tersebut untuk menghasilkan hasil belajar tertentu pada mahasiswa. Dick and Carrey (1985), mengemukakan bahwa dalam merencanakan dalam satu unit pembelajaran ada tiga tahap, yaitu :
1. Mengurutkan dan merumpun tujuan ke dalam pembelajaran
2. Merencanakan prapembelajaran, pengetesan, dan kegiatan tindak lanjut
3. Menyusun alokasi waktu berdasarkan strategi pembelajaran.
Strategi pembelajaran merupakan hasil nyata yang digunakan untuk mengembangkan material pembelajaran, menilai material yang ada, merevisi material, dan merancang kegiatan pembelajaran. Dengan mengurutkan tujuan ke dalam pembelajaran dapat membuat pembelajaran dapat lebih bermakna bagi si belajar. Dick and Carey menyebutkan 5 komponen umum dari strategi pembelajaran yaitu kegiatan pra pembelajaran, penyajian informasi, patisipasi siswa (latihan), tes formatif, tindak lanjut.
1.Kegiatan Pra pembelajaran
Dick dan carey (1985) menyebutnya pre instructional activities dan modul universitas terbuka menggunakan istilah pengantar atau kadang-kadang disebut pendahuluan.kegiatan awal tersebut dimaksudkan untuk mempersiapkan siswa agar secara mental mental siap mempelajari pengetahuan, keterampilan dan sikap baru.seorang pengajar yang baik tidak akan mendadak memberikan topik. Pengajar harus bisa membawa suasana dengan pendahuluan. fungsi subkomponen pendahuluan ini akan tercermin dalam ketiga langkah di bawah ini :
a. Penjelasan singkat tentang isi pelajaran
b. Penjelasan relevansi isi pelajaran baru
c. Penjelasan tentang tujuan pembelajaran
Dengan selesainya ketiga pendahuluan tersebut, siswa telah mempunyai gambaran global tentang isi pelajaran yang akan dipelajari. Kaitannya dengan pengalaman sehari hari, bermotivasi tinggi untuk mempelajarinya, dan mungkin dapat mengorganisasikan kegiatan belajarnya sebaik-baiknya. Waktu yang dibutuhkan untuk ketiga kegiatan dalam komponen pendahuluan tersebut tidak banyak mungkin hanya 3-5 menit dari 45-90 menit waktu pelajaran tersebut.tetapi artinya cukup besar untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi belajar siswa.
2. Kegiatan belajar yang berlangsung yang berlangsung disekolah bersifat formal, disengaja, direncanakan, dengan bimbingan guru, dan bantuan pendidik lainnya. Apa yang hendak dicapai dan dikuasai oleh siswa dituangkan dalam belajar, dipersiapkan bahan apa yang harus dipelajari, dipersiapkan juga metode pembelajaran yaitu sesuai bagaimana cara siswa bagaimana siswa mempelajarinya, dan melakukan penilaian untuk mengetahui kemajuan belajar siswa. Persiapan ini telah direncanakan secara seksama oleh guru mengacu pada kurikulum mata pelajaran (Sagala, 2012:135).

Ya, saya sependapat dengan saudara Indra. karena pada video diatas guru tidak memberikan apersepsi , motivasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran dari materi tersebut.

saya juga setuju bahwa guru menggunakan media yang meningkatkan minat siswa dengan media film..

Dear Indra,

dari pengamatan indra kurangnya pendahuluan seperti apa yang dimaksud ? karena durasi tidak akan mungkin sedetail itu dibuat videonya, tetapi coba dengar dialek sang guru sangat lucu kerena dipengaruhi bahasa daerahnya dan suasana kelas juga tegang , bukan malah lebih interaktif bukan ?

1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
Kelebihan:
• Guru menyapa dan menanyakan kabar siswa
• Guru membacakan teks yang kemudian diikuti oleh siswa. Hal ini membantu melatih pronounciation skills siswa.
• Guru menyempatkan diri untuk mengelilingi kelas untuk berinteraksi dengan siswa secara individu.
• Guru menggunakan media pembelajaran berupa film yang sesuai dengan materi pembelajaran.

Kekurangan:
• Guru tidak memberikan kegiatan opening yang berupa pembacaan absen, pemberian apersepsi, serta penyampaian pokok pembelajaran dan tujuan pembelajaran.
• Guru kurang melakukan kegiatan yang meninjau pemahaman siswa, seperti bertanya “Do you understand?”
• Ketika menonton film, Guru tidak pernah memberhentikan film (pause) sejenak. Hal ini sebaiknya dilakukan pada selingan waktu tertentu untuk menilai pemahaman siswa terhadap film tersebut, dan bisa juga dilakukan untuk memberi kesempatan interaksi antara guru dan siswa saat membahas film tersebut pada selingan tertentu.
• Guru tidak ditampakkan menutup kelas dengan kegiatan yang selayaknya dilakukan, seperti merangkum pembelajaran.

2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
Jawaban: Saya pernah menonton film sebagai bagaian dari pembelajaran siswa. Saya selingkan waktu tiap 15 menit untuk memberhentikan film dan menanyakan pada siswa mengenai film tersebut, untuk meninjau tingkat pemahaman mereka.

3. Perbaikan pembelajaran:
• Guru perlu membuka kelas dengan memberikan apersepsi dan tujuan pembelajaran pada siswa. Dengan membuka kelas, guru juga dapat mencoba memancing siswa untuk memberi pendapat mengenai materi yang akan disajikan.
• Guru perlu lebih banyak bertanya pada siswa untuk meninjau tingkat pemahaman siswa terhadap materi tersebut.
• Guru menutup kelas dengan mengevaluasi pemahaman siswa, merangkum materi pembelajaran, dan/atau memberikan tugas rumah yang sesuai dengan materi.

4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
Menurut Soli Abimanyu (2008) membuka pelajaran berarti kegiatan yang dilakukan guru untuk menciptakan suasana siap mental dan untuk menimbulkan perhatian siswa agar terpusat pada pelajaran.
Menurut Wina Sanjaya dalam buku Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (2005:157), pertanyaan yang baik, memiliki dampak yang positif terhadap siswa.