3
  1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
  2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
  3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
  4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
  5. Berikan tanggapan (minimal 2) pada pendapat orang lain dalam forum diskusi materi ini.
Answered question

1. Kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video
• Kelebihan video
Kelebihan guru dalam video tersebut adalah guru sangat baik dalam mengelola kelas sehingga siswa tidak ada yang ribut, aktif dalam kegiatan diskusi dan tanya jawab sehingga pembelajaran berlangsung kondusif.
Dalam menyampaikan pembelajaran, sikap guru bersemangat sehingga membuat siswa ikut bersemangat juga.

• Kelemahan video
Sedangkan kelemahan guru dalam video tersebut adalah guru tidak menuliskan judul dan tujuan pembelajaran, serta tidak menggunakan media yang sesuai dengan materi pada saat itu.

2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda!
Saya pernah mengalami peristiwa tersebut dimana ada saat siswa aktif dalam belajar dikarenakan jam pelajaran pertama sehingga masih fresh. Sehingga saya pun menjadi bersemangat dalam mengajar dikarenakan juga sesuai dengan basic pendidikan saya. Kemudian ada juga saya dalam mengajar tidak menggunakan media, sehingga siswa kurang memahami apa yang saya sampaikan.

3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
Langkah langkah yang sebaiknya di ambil oleh guru jika dalam pembelajaran peserta didik tidak paham yaitu dengan hal:
1. Pra kegiatan (persiapan/orientasi)
• Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
• Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya
• Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
• Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran
2. Kegiatan Pendahuluan
• Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
• Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
• Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
• Apabila materi/tema/ projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya.
• Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

3. Kegiatan Inti
• Thingking/berpikir
 Guru memberikan pertanyaan kepada siswa misalnya “apa saja faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia?”
 Guru memberikan waktu beberapa menit kepada siswa untuk memikirkan jawabannya.
• Pairing/berpasangan
 Guru memberikan perintah kepada siswa untuk membentuk kelompok dengan cara berpasangan dengan temannya.
 Siswa mendiskusikan pertanyaan yang sudah diberikan guru pada tahap pertama dengan teman pasangannya.
• Sharing/berbagi
 Guru meminta siswa untuk menyampaikan hasil diskusinya kepada teman-temannya dan di tanggapi oleh kelompok lain.
 Guru meluruskan jawaban dari siswa dan menyimpulkan materi.

4. Kegiatan Penutup
• Guru bersama siswa menyimpulkan materi kebutuhan manusia dan kelangkaan sumber daya.
• Guru merefleksi siswa
• Guru menyampaikan materi pembelajaran yang akan datang
• Menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam

4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut!
Menurut Frank Lyman sebagaimana dikutip oleh Arends (1997), think pair share merupakan suatu cara yang efektif untuk membentuk variasi suasana diskusi kelas. Beberapa keunggulan model ini adalah think pair share meningkatkan kemampuan siswa karena siswa mengingat dan menyampaikannya kepada siswa lain yang masih dalam kelompokya. Siswa saling menyampaikan idenya dalam menyelesaikan permasalahan bersama dengan teman kelompoknya.
Menurut Trianto (2010:81) adalah :” Think Pair Share (TPS) atau berpikir berpasangan berbagi adalah merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi interaksi siswa”. Sedangkan menurut Suyatno (2009: 54) mengatakan bahwa : “TPS adalah model pembelajaran kooperatif yang memiliki prosedur ditetapkan secara eksplinsit memberikan waktu lebih banyak kepada siswa untuk memikirkan secara mendalam tentang apa yang dijelaskan atau dialami (berfikir, menjawab, dan saling membantu satu sama lain)”.
Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) menurut Trianto (2007:61) adalah sebagai berikut :
Langkah 1 : Berpikir (Thinking)
Guru mengajukan suatu pertanyaan atau masalah yang dikaitkan dengan pelajaran, dan meminta peserta didik menggunakan waktu beberapa menit untuk berpikir sendiri jawaban atau masalah. Siswa membutuhkan penjelasan bahwa berbicara atau mengerjakan bukan bagian berpikir.

Langkah 2 : berpasangan (Pairing)
Selanjutnya guru meminta siswa untuk berpasangan dan mendiskusikan apa yang telah mereka peroleh. Interaksi selama waktu yang disediakan dapat menyatukan jawaban jika suatu pertanyaan yang diajukan atau menyatukan gagasan apabila suatu masalah khusus yang diidentifikasi. Secara normal guru member waktu tidak lebih dari 4 atau 5 menit untuk berpasangan.

Langkah 3 : berbagi (Sharing)
Pada langkah akhir, guru meminta pasangan-pasangan untuk berbagi dengan keseluruhan kelas yang telah mereka bicarakan. Hal ini efektif untuk berkeliling ruangan dari pasangan ke pasangan dan melanjutkan sampai sekitar sebagian pasangan mendapat kesempatan.

Kelebihan dan kekurangan dari video tentang kebutuhan manusia dan sumber daya adalah:

Kelebihan
1. Cara menyampaikan materi sangat bersemangat.
2. Siswa aktif dalam kegiatan diskusi
3. Dalam mengelola kelas berjalan dengan baik

Kekurangan
1. Tidak mengabsen siswa
2. Tidak membaca doa
3. Tidak menyampaikan tujuan pembelajaran
4. Tidak membuat media pembelajaran

Pernah, pada saat itu saya juga tidak menggunakan media pembelajaran tetapi karena materinya berhubungan dengan dengan pengalaman sehari-hari jadi pembelajaran bisa berjalan dengan lancar.

Langkah-langkah yang saya lakukan untuk melakukan perbaikan adalah:
1. Melakukan persiapan
Yaitu dengan mengecek kehadiran siswa, membaca doa.
2. Melakukan kegiatan pendahuluan
– memberikan pemahaman tentang mengenai materi yang akan dibahas
– memotivasi siswa
3. Melakukan kegiatan inti
-memberikan informasi tentang materi yang dibahas
-memberikan penguatan dan penyimpulan
4. Melakukan kegiatan penutup
– menyimpulkan
-menyampaikan materi pembelajaran yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

1.Kelebiha
.Guru dapat mengelola kelas dengan baik
.siswa aktif dalam belajar
.Kelemahan
.Tidak membaca doa sebelum belajar
.Tidak ada media dan alat/bahan
.Tidak menyampai kan tujuan.
2,Pernah, metode ini pengalaman saya ad yang aktif ad juga yang tidak aktif,karena belajar di jam teakhir sehing ga siswa tidak fress,tidak pokus dalam belajar.
3.Langkah
.Membaca doa sebelum belajar adalah awalan yang baik
.Menggunakan medi lapto lebih baik,dan menyiap kan alat lain nya sbgai contoh itu memudah kan siswa dalam mengingat
.Membahas materi dan menyampai kan tujuan materi.

Manfaat dari video pembelajaran ini adalah mendapatkan pengalaman visual tentang penggunaan model Coperative Learning tipe Think Pair Share (berpikir bersama untuk dibagikan bersama) dalam pembelajaran IPS. Gurur membagi siswa menjadi kelompok-kelompok diskusi dengan pertanyaan atau tugas yang berbeda, melalui pendekatan, strategi dan metode tersebut guru dapat mendorong siswa untuk berpikir sesuai dengan kemampuan masing-masing, dan saling berbagi ide atau jawaban ke dalam forum kelompok dan kelas.

Dalam taysngan vidio berisi tentang metode cooperatif learning tipe think pair share (berpikir bersama untuk dibagikan bersama) yang dapat mengaktifkan siswa , metode ini menjadikan siswa aktif berfikir dan tidak jenuh , pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
Kelebihan :
1. Guru dalam menyampaikan tujuan pembelajaran sangat baik,
2. Guru telah menguasai kelas dengan baik
3. Guru melakukan apersepsi menginformasikan topik pembelajaran yang akan dibahas dengan cara memberi pertanyaan kepada siswa , meskipun siswa tersebut tidak bisa memberi jawaban
4. Guru telah menggunakan pendekatan strategi dan metode cooperatif learning melalui pembentukan kelompok diskusi
5. Dapat mendorong peserta didik untuk berfikir seuai dengan kemampuan masing-masing dan saling berbagi ide atau jawaban ke dalam forum kelompok.
6. Adanya penguatan dari guru (verbal) cukup baik.
7. Memberi motivasi peserta didik untuk belajar lebih semangat.
8. Guru menutup pembelajaran sangat bagus dengan memberikan pemantapan dan simpulan singkat tentang jenis-jenis kebutuhan manusia.
Manfaat dari melihat dan mengamati dari pembelajarn vidio adalah: menambah wawasan dalam pembelajaran dengan menggunakan metode cooperatif learning type think pair share , yang sebelumnya saya belum pernah saya lakukan dalam pembelajaran, dengan model pembelajaran tersebut.
Dengan pembentukan kelompok diskusi memungkinkan terciptanya situasi pembelajaran yang dapat memicu dan memacu partisipasi aktif siswa dalam kelompok maupun dalam kelas.
Pendekatan ini dapat dikembangkan dalam kelas nyaa guru dapat meghindarkan situasi pembelajaran yang bersifat monoton dan membosankan.
Dalam pembelajaran terutama pada saat akan dikusi kelompok , untuk lama waktu dijelaskan, Sehingga anak-anak dapat menyelesaikan tugas yang diberikan.