0

Sebelum memulai diskusi, silakan saksikan tayangan video:

http://www.gurupintar.ut.ac.id/content/micro-teaching-online/expressing-ideas-or-opinion

Video ini berisi tentang pemecahan masalah dalam strategi pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah. Salah satu masalah yang dihadapi siswa adalah tidak percaya diri dalam menyampaika pendapat atau opini dalam Bahasa Inggris.

Dalam pembelajaran video ini, guru memanfaatkan facebook untuk membahas “Expressing Ideas and Opinion”. Guru meminta siswa memberikan komentar dalam Bahasa Inggris dimedia sosial facebook. Hal ini melatih siswa menuangkan ide dan opini lewat tulisan.

Selanjutnya, berilah tanggapan Anda mengenai video yang telah Anda tonton dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
  2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
  3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
  4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
  5. Berikan tanggapan (minimal 2) pada pendapat orang lain dalam forum diskusi materi ini.
Answered question

1.Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut
Jawab :
Kelebihan
A.Guru telah memilih salah satu metode yang tepat untuk pembelajaran itu sendiri yaitu menggunakan salah satu social media yang hampir semua siswa punya.
B.Guru telah memilih topik yang unik,ringan dan juga tepat sehingga siswa dapat menjawab dan memberi pendapat tentang topik tersebut.
C.Dengan metode tersebut siswa merasa tertarik untuk berkomentar tentang topik tersebut
Kelemahan :
– Guru kurang aktif dalam menanggapi menanggapi siswa yang sedang melakukan percakapan
– Guru tidak memberi motivasi terhadap siswa yang menyerah dan merasa tidak percaya diri untuk melakukan percakapan.
-Dalam video tersebut menunjukan pembelajaran lewat facebook yang hanya menguji kemampuan menulis tetapi guru kurang dalam menilai atau memperbaiki grammar dan vocabulary.
2.Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
Jawab : Belum, sejauh ini saya belum pernah mencoba metode mengajar dengan menggunakan social media. Pengalaman saya , saya menggunakan metode practice secara langsung . Contoh. Dalam suatu kelas saya membuat materi conversation dalam sebuah tema. Maka saya akan membuat beberapa kelompok membentuk lingkaran dimana masing masing siswa akan mengekpresikan dan berkomentar tentang tema yang sedang dibahas secara bergiliri sehingga disitu saya akan dapat mengevaluasi siswa dalam speaking,vocab dan juga grammar yang dipakai.
3.Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
Jawab : Langkah-langkah yang akan saya lakukan adalah
– Saya akan memberikan contoh terlebih dahulu terhadap siswa bagaimana cara menanggapi suatu masalah dan mengekspresikanya.
– Saya tidak hanya menggunakan facebook sebagai metode pembelajaran melainkan youtube . Dengan menontoh salah satu video yang berkaitan dengan topic tersebut. Siswa akan dapat mengekspresikan pendapatnya dalam writing dan speaking yang nantinya akan ditunjukan dikelas.
– Melihat contoh dalam video tersebut saya akan memberi motivasi agar siswa merasa percaya diri.
-Saya akan melakukan evaluasi dengan tepat terhadap kesalahan dalam percakapan tersebut. Contohnya tentang Pronounciation maupun grammar dengan cara yang tepat.
4.Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
Jawab :
Menurut Ahmadi (1977)
Guru (pendidik) adalah sebagai peran pembimbing dalam melaksanakan proses belajar mengajar, menyediakan kondisi-kondisi yang memungkinkan siswa merasa aman dan berkeyakinan bahwa kecakapan dan prestasi yang dicapai mendapat penghargaan dan perhatian sehingga dapat meningkatkan motivasi berprestasi siswa.

KI HAJAR DEWANTORO
ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.

1. Tuliskan kelebihan dan kelemahan guru yang terdapat dalam video tersebut!
Kelebihan:
• Guru memberikan apersepsi pada pembukaan pembelajaran
• Guru memberikan upman balik pada siswa, dan mendorong siswa untuk percaya diri untuk memberikan pendapat
• Topik yang diberikan oleh guru ringan dan dapat dijadikan bahan diskusi oleh siswa
• Guru menggunakan sosial media yang dimiliki oleh hampir semua siswa sebagai alat pembelajaran
Kelemahan:
• Guru tidak menjelaskan apa tujuan atau topik yang akan dipelajari yang berhubungan dengn Facebook tersebut
• Guru tidak memberikan pengarahan pada siswa tentang cara mengekspresikan pendapat dengan baik

2. Pernahkan Anda mengalami peristiwa semacam ini? Tuliskan pengalaman Anda.
Jawaban: Saya tidak pernah mengalami peristiwa seperti ini.

3. Apabila Anda akan memperbaiki pembelajaran sesuai dengan kelemahan yang Anda temukan pada video tersebut, silakan tulis langkah-langkahnya dengan jelas!
Jawaban:
• Guru hendaknya menyatakan dengan jelas apa topik pembelajaran pada hari itu beserta tujuannya
• Guru hendaknya memberikan arahan dan masukan pada siswa mengenai apa saja cara yang dapat digunakan untuk mengekspresikan ide dan pendapat dengan benar dalam Bahasa Inggris

4. Tuliskan teori atau pendapat pakar (minimal 2) yang mendasari langkah-langkah perbaikan tersebut.
Menurut Marno dan Idris (2008), beberapa cara yang dapat diusahakan guru dalam membuka pelajaran adalah dengan menarik perhatian siswa, memotivasi siswa, memberi acuan/struktur pelajaran dengan menunjukkan tujuan atau kompetensi dasar dan indikator hasil belajar, serta pokok persoalan yang akan dibahas, rencana kerja, pembagian waktu, mengaitkan antara topik yang sudah dikuasai dengan topik baru, atau menanggapi situasi kelas
Menurut Bhargava dan Paty (2010), guru memiliki peran penting dalam pembelajaran sebagai fasilitator,pembuat keputusan pengelolaan kelas dan pemimpin .

Ya setuju dengan mbak elsa dalam video ini guru tidak menjelaskan topik yang akan dibahas isi topik atau materi sehingga sebagian siswa tidak memahami inti pokok dari materi yang telah disampaikan guru lewat diskusi di facebok.