9

Silakan Anda saksikan Video Pembelajaran pada link berikut: http://gurupintar.ut.ac.id/content/micro-teaching-online/anak-ribut-dikelas-saat-pbm

Sinopsis:

Pada program ini diperlihatkan upaya guru untuk mengatasi anak yang ribut di kelas, upaya tersebut diantaranya adalah dengan mencoba mengenali penyebab anak ribut di kelas. Setelah mengetahui penyebabnya maka solusi yang dilakukan oleh guru tersebut adalah menenangkan anak yang ribut dengan berbagai tepuk. Ketika anak teridentifikasi bosan dalam pembelajaran di kelas, guru dapat memindahkan pembelajaran di luar kelas (outdoor) agar kebosanan anak dapat teratasi dengan baik.

Ditulis oleh: Megawati Simanjuntak , SP, M.Si

Setelah Anda menyaksikan video pembelajaran tersebut dan mencermati sinopsinya, Silakan Anda berikan tanggapan dengan menjawab pertanyaan berikut ini.

  1. Jelaskan pendapat Anda terkait video tersebut, meliputi: setting kelasnya, tokoh atau aktor/aktrisnya, isi materinya, tampilan (gambarnya).
  2. Menurut Anda, sudah tepatkan strategi yang diterapkan oleh guru tersebut dalam menyelesaikan masalah yang muncul? berikan alasan jawaban Anda
  3. Apakah Anda pernah mengalami kejadian serupa? Bagaimana Anda menyelesaikannya? Silakan diuraikan pengalaman Anda tersebut.
  4. Tuliskanlah apa saja penyebab terjadinya ribut dalam kelas di lembaga PAUD berdasarkan pengelaman Anda!
  5. Tuliskan 3 teori atau pendapat Ahli terkait perkembangan sosial emosional anak usia dini, Jangan lupa menuliskan sumbernya.

Selamat berdiskusi!

 

LINK VIDEO

Answered question

1. Menurut saya sebaiknya meja dan kursi anak dibuat bentuk melingkar atau huruf U dan diberi jarak bila belum kondusif bisa dibuat kelompok supaya guru mudah mengontrol dan mengkondisikan anak.

2. Menurut saya sudah tepat, alangkah lebih baiknya bila guru lebih bervariasi dalam menyampaikannya. Diawal anak anak bisa diajak bernyanyi dn tepuk, untuk mewarna bisa diajukan pertanyaan menyebut macam macam warna yg diajukkan sehingga anak bisa menjawab.

3. Ya pernah, cara menyelesaikannya bila anak gaduh/ramai itu banyak anak saya ajak bernyanyi / tepuk dulu atau saya ajak quis. Bila anak yang ramai 1 atau 2 anak saya coba mendekatinnya dan menannyakan apa ada kesulitan kok sampai ramai sendiri kenapa? Lalu saya beri motifasi untuk lebih semangat lagi.

4. A) anak sudah mulai bosan dengan kegiatan atau materi yang disampaikan okeh guru.
B) Kegiatan atau pelajarannya tidak sesuai keinginan anak.
C) anak ingin cepat bermain diluar kelas sehingga sydah tidaj konsentrasi bekajar.

5. 3 teori para ahli terkait perkembangan sosial emosional:
a) menurut Hyson(1994-2020) bahwa emosi bersifat universal dan evolusioner membantu manusia untuk bertahan hidup menyesuaikan diri dalam belajar.
b) menurut waite – stupianshy (1977) bahwa anak belajar konveksi sosial melalui pengulangan pengingatan dan observasi dan peniruan dari orang lain.
c) Chess dan Thomas (1987) bahws ada beberapa indikasi bahwa tipe tipe watak ditentukan secara ginetik.

1.Menurut saya sebaiknya meja anak dibuat bentuk huruf “U” sehingga guru lebih mudah dalam mengkondisikan anak.
2.Menurut saya sudah tepat karena di dalam kelas yang ribut tidak mungkin untuk melanjutkan materi,anak harus dikondisikan dengan cara guru memimpin tepuk diam.
3.Iya,saya pernah mengalaminya,saya juga menggunakan cara dengan mengajak tepuk diam,bernyanyi,berhitung bersama.
4.Penyebab terjadinya ribut dalam kelas biasanya anak sudah mulai jenuh atau bosan dengan pelajaran yang disampaikan,anak tidak tertarik dengan materi yang disampaikan guru.
5.a.menurut Hyson(1994-2002)bahwa emosi bersifat universal dan evolusioner dalam membantu manusia untuk bertahan hidup,menyesuaikan diri dan belajar.
b.menurut Waite-Stupiansky(1977)bahwa anak belajar konvensi sosial melalui pengulangan,pengingatan dan observasi dan peniruan dari orang lain.
c.menurut chess dan Thomas,1987 bahwa ada beberapa indikasi bahwa tipe-tipe watak ditentukan secara genetik.

Memang kalau seting kelasnya menggunakan kelompok.memang kendalanya seperti itu,anak kurang pokus,terjadi keributan,dan kayanya ruangannya terlalu sempit,saya kira di sana lah edan pentingnya guru pendamping,

1. pendapat sy menurut hasil pengamatan saya:
a) seting kelas: kurang semarak layaknya kelas KB pada umumnya
b) tokoh dalam video: kerja sama guru dalam medampingi anak* sudah tepat, hanya saja belum bisa menguasai anak-anak sehingga masih ada beberapa anak yang ribut di dalam kelas
c) isi materi: sesuai dengan tema pembelajaran
d) tampilan gambar : jelas
2. menurut saya strategi yang dipakai guru sudah tepat
3. saya pernah mengalami kejadian serupa. cara yang sy paia untuk menenangkan situasi kelas saat ribut adalah, memfokuskan perhatian kepada anak-anak tertentu yang menciptakan keributan dan memisahkan mereka agar tidak berkumpul menjadi 1 di satu kelompok
4. penyebab keributan dalam kelas diantaranya terdapat lebih dari 1 anak yang mempunyai kesukaan yang sama misalnya bercerita sehingga mereka akan bercerita dan kurangnya kemampuan guru untuk menguasai semua anak dalam kelas
5. pengertian dari
a) sosial (menurut Muhidin perkembangan sosial adalah proses pembentukan pribadi dalam masyarakat. menurut Hurlock, perkembangan sosial adalah perolehan kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosial. menurut Loree, sosialisasi merupakan proses individu melatih kepekaan terhadap rangsangan sosial)
b) emosi (menurut Syamsuddin, emosi adalah suasana yang kompleks. menurut Goleman emosi merujuk pada 1 perasaan atau pikiran yang pas. menurut word book dictionary, emosi adalah berbagai perasaan yang kuat)
sumber (buku mata kuliah metode pengembangan emosional PAUD 4103)

Nama : Yeti Kasrini Ida
Nim : 836063543
Pokjar : Menggala UPBJJ UT Bandar Lampung

Menurut pendapat saya dalam video diatas yang berjudul “anak ribut di kelas saat PBM”

1) seting kelas, tokoh, dan isi materi yang ditampilkan sangat bagus dan menarik dimana guru sangat berusaha untuk menenangkan anak-anak yang ribut disaat PBM berlangsung.

2) memang tidak mudah bagi guru untuk dapat menyelesaikan semua masalah yang muncul pada diri anak. untuk itu, guru harus memiliki strategi, ketika anak ribut di kelas saat PBM berlangsung dan strategi memberi tepukan , menupan pluit sangat bagus agar anak dapat tenang kembali atau bila diperlukan anak di ajak keluar sejenak untuk menghilangkan rasa bosan anak.

3) Kejadian seperti ini tidak jarang di alami oleh semua pendidik termasuk saya. Anak-anak memang masih masa bermain jadi ketika anak ribut sedang PBM itu sangat wajar. karena ribut adalah salah satu kemampuan anak dalam perkembangan sosial emosional saya sebagai pendidik harus berupaya bagaimana caranya supaya anak dapat tenang dan dapat mengerjakan tugasnya kembali. dengan cara, saya harus diam sesaat membiarkan anak-anak yang sedan ribut sambil memberikan instruksi seperti : siapa yang tidak selesai mengerjakan tugas tudak akan diberi hadiah atau mungkin saya akan bercerita tentang anak soleh. mengalihkan perhatian anak dengan bernyanyi dan bertepuk tangan.

4) Faktor-faktor penyebab terjadinya ribut :
– Anak jenuh/bosan dengan pembelajaran tersebut
– Kurangnya motivasi guru kepada anak/guru kurang menguasai pembelajaran
– Reaksi emosi diri sering kali muncul pada setiap peristiwa dengan cara yang diinginkannya

5) 1. pendapat Hurlock (1978) menurutnya perkembanan emosi ini mencolok pada anak usia 2.5-3.5 tahun dan 5.5-6.5 tahun.
2. Snowman dalam patmonodewo (1995:29) mengemukakan beberapa karakteristik perilaku perkembangan anak usia dini
3. nuraha.2002. kemampuan konsentrasi semua anak masih sangat pendek yaitu sekitar rata-rata 3,2 menit.

Sumber buku paud 4103.UT Metode Pengembangan sosial Emosional.