Q & A

FKIP | Universitas Terbuka

Question & Answer

  • Silahkan klik halaman login (jika membuka dari PC atau Laptop), Klik Menu atau Garis 3 (jika membuka dari HP atau tablet),

  • lalu terdapat 2 tombol Login dan Register, klik login jika sudah mendaftar, dan klik Register jika belum,

Perhatikan Notifikasinya, jika seperti ini adalah kesalahan pada penginputan username, username tidak boleh ada spasi,

jika Notifikasi seperti ini, maka email yang anda daftarkan sudah terdaftar,

Eror seperti ini diakibatkan banyak nya pengguna yang sedang mengakses website Forum Diskusi, silahkan melakukan Refresh pada halaman tersebut.

Masalah yang sering terjadi adalah banyak para pengguna atau user mencari Form Login melalui Google, sehingga diarahkan Login untuk Website GPO tetapi bukan kehalaman Login Forum Diskusi, alamatnya adalah forumdiskusi.fkip.ut.ac.id, atau mengajukan ke alamat Email di gurupintar@ecampus.ut.ac.id dan mohon menunggu.

Silahkan ajukan pertanyaan dibawah ini jika mengalami masalah pada Forum Diskusi…

773 Responses

  1. rina chandra anggraeni says:

    dari video yang saya amati,sangat menunjang kegiatan pemberian reward ke anak dengan berbagai cara atau langkah
    tidak hanya langsung diberikan reward tapi ada proses yang dilihat dari setiap kejadian yang dilakukan anak

    • Am riyah says:

      1. Pernah
      2. Cara mengatasinya :
      a.proses pemulaan saya menggunakan Metode dengan Media yang mudah dipahami oleh siswa seperti dalam vedio tersebut
      b. Huruf dijadikan bahan nyanyian
      c. Menampilkan huruf dan mendiskusikan bentuk ( karakteristiknya ) khususnya huruf – huruf yang memiliki kemiripan bentuk (misal p,b,dan d).

  2. admin says:

    silahkan mengajukan reset password di gurupintar@ecampus.ut.ac.id

  3. admin says:

    silahkan mengajukan reset password di gurupintar@ecampus.ut.ac.id

  4. admin says:

    silahkan mengajukan reset password di gurupintar@ecampus.ut.ac.id

  5. Husnul Laely says:

    Nama : Husnul laely
    Nim : 837780191
    Penyebab anak tidak bisa menyampaikan kembali isi cerita yang di sampaikan
    1.kurang menariknya cerita yang di sampaikan sehingga mungkin anak bosan dan tidak mendengarkan cerita
    2.bisa saja butuh tehnis bercerita yang lebih menarik sehingga anak bergairah mendengar dan menyimak cerita
    3.butuh alat bantu cerita tambahan bisa mendukung keakuratan cerita
    4.tema cerita yg di sampaikan hendaknya lebih di sesuaikan agar anak bisa fokus dan konsentrasi dlm mendengarkan cerita yg di sampaikan sehingga anak lebih mudah menangkap cerita dan mengelolanya hingga bisa menyampaikan kembali cerita yg di sampaikan

  6. martius says:

    Menurut saya melalui video tersebut metode pembelajaran yang digunakan sudah sangat bagus dan tepat, pembelajaran sudah sesui tema dimana guru guru membawa langsung siswanya kelapangan untuk mengamati fotositensis tubuhan seperti bunga dan lain lain. tujuannya agar melatih dan mengajarkan anak usia dini untuk bekerja sama dan berinteraksi di lapangan. karena pembelajaran kurikulum k13 menuntut siswa berinteraksi langsung dengan alam sekitar.

  7. Diah Pytaloka says:

    Assalammu’alaikum..
    Mohon Maaf izin bertanya..
    Saya dulu sudah pernah registrasi akun GPO di semester 1 tetapi lupa mencatat Username dan password nya..
    sekarang saya coba masuk jadi tidak bisa.. mau registrasi lagi ada notif bahwa email telah terdaftar..
    Mohon Solusinya..
    Terima kasih..
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

  8. Meydi Susanti says:

    untuk mengomentari atau menuliskan tanggapan pada tayangan video yang sudah disaksikan dimana ya min sudah registrasi selanjutnya login kmana..mohon info

  9. Hidayat says:

    Nama: Hidayat
    NIM: 530061594

    Pada Video pertama tentang menarik perhatian siswa, memang usia SD adalah usia pada operasional konkret maka untuk lebih menigkatkan perhatian siswa pada materi yang akan kita sampaikan sebaiknya guru mengaitkan materi pembelajaran dengan lingkungan yang yang dialami oleh siswa hal ini bertujuan mempersiapkan anak untuk belajar dan berkonsentrasi

  10. VITRA NAILINDA (530068565) says:

    Video materi pembelajaran tentang penjumlahan dan pengurangan suatu bilangan. Tujuan pembelajaran pada video tersebut yaitu supaya siswa mampu dalam menjumlahkan dan mengurangkan suatu bilangan. Di awal pembelajaran tersebut guru tidak melakukan apersepsi dengan baik, padahal apersepsi sangat diperlukan dalam mengawali suatu pembelajaran. Saat guru masuk kelas terlihat murid-murid masih ribut serta sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Di saat guru masuk inilah sangat diperlukan apersepsi untuk menyiapkan mental siswa memulai mata pelajaran matematika serta untuk menghubungkan materi pembelajaran yang telah dipelajari sebelummnya dengan materi sekarang. Pemanfaatan metode sudah tepat yaitu guru melakukan tanya jawab serta demonstrasi. Namun dalam melakukan demontrasi guru masih dominan. sebaiknya siswa juga dilibatkan secara aktif dalam mencoba menjumlahkan serta mengurangkan dengan cara menyuruh siswa kedepan untuk mencoba menjumlahkan atau mengurangkan benda tersebut. Dengan siswa melakukan demonstrasi secara langsung akan memberikan kesan serta pengalaman yang menarik bagi siswa sehingga materi tersebut akan lebih mudah dipahami serta lebih berkesan bagi siswa.

    Catatan saya mengenai video tersebut: Terlihat penampilan guru yang kurang menarik perhatian siswa. Dimana guru kurang mengkondisikan diri dalam menarik perhatian murid dengan abai dengan berpakaian dan berpenampilan. Guru hanya memakai sendal serta sebagian baju guru tersebut keluar. Pembelajaran akan lebih berhasil jika guru dalam menyampaikan pembelajaran dengan berpakaian yang rapi dan metode yang dipergunakan banyak melibatkan siswa untuk mencoba.

  11. VITRA NAILINDA (530068565) says:

    Tanggapan Video 2: Mempertahan Perhatian Siswa.
    Pada video ini terlihat guru sulit untuk mempertahankan perhatian siswa terhadap materi yang diajarkan. Solusi yang ditawarkan adalah dengan menggunakan alat peraga yang menarik. Siswa dialihkan dan arahkan perhatiannya pada alat peraga yang digunakan guru dalam mengajar. Guru menempelkan alat peraga di papan tulis dengan melibatkan siswa. Setelah itu siswa diajak mengeksplorasi alat peraga yang disiapkan guru dengan cara menanyakan dan menghitung jumlah objek pada alat peraga secara langsung. Dengan bantuan alat peraga tersebut dapat mempertahan perhatian siswa terhadap materi yang diajarkan.

  12. VITRA NAILINDA (530068565) says:

    Tanggapan Video 3: Membangun Suasa Aktif, Interaktif, dan Menyenangkan
    Pada video tersebut digambarkan seorang guru yang mengajar namun tidak memperhatikan apakah siswa memperhatikan atau tidak. Solusi yang disampaikan dalam video tersebut adalah strategi/upaya guru mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Caranya adalah dengan mengajak siswa mengeksplorasi suatu objek/benda dengan membilang/operasi berhitung dasar. Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok siswa. Selanjutnya guru meminta masing-masing kelompok untuk mengamati objek yang ada di dalam kelas yaitu meja siswa dimasing-masing kelompok untuk dihitung panjang dan lebar dengan alat ukur jengkal tangan dan penggaris secara bergantian dan dilaporkan hasilnya kepada guru. Cara ini cukup menciptakan suasana pembelajaran siswa aktif, interaktif, dan menyenangkan.

  13. NUR AZIZAH says:

    Nama: NUR AZIZAH
    NIM: 530067588

    Video yang diamati: Pemahaman dan Penanaman Konsep Pembagian (2011)

    Video tersebut berisi tentang pemecahan masalah dalam strategi pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Pada Penggalan Pertama, bercerita tentang pembelajaran matematika SD dengan topik “Pembagian”.Pada topik ini guru sering mengalami kesulitan dalam memberikan pemahaman yang tepat dan benar tentang konsep pembagian kepada siswa. Pada penggalan kedua, menceritakan strategi guru dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang konsep pembagian, yaitu dengan menggunakan gelas dan kelereng, sehingga siswa dapat mengamati langsung makna dari pembagian tersebut.

    Saran dan masukan terhadap pembelajaran konsep pembagian, hendaknya guru mengajarkan dengan menggunakan media konkret agar konsep tersebut lebih dipahami siswa.

  14. M Zeffri Irawan says:

    http://www.gurupintar.ut.ac.id/content/micro-teaching-online/memahami-sifat-pada-operasi-hitung

    Video ini menggambarkan bagaimana menjelaskan kepada siswa Sekolah Dasar mengenai mengenai sifat-sifat yang ada pada operasi hitung dan penggunannya untuk menyelesaikan soal hitungan. Pada penggalan pertama diberikan soal-soal hitungan dan siswa menghitung hasilnya. Siswa belum mengetahui sifat sifat pada operasi hitung. Pada penggalan kedua, siswa penjelasan oleh guru mengenai sifat-sifat pada operasi hitung beserta contoh-contoh soal dengan tujuan untuk membangun pemahaman akan sifat-sifat pada operasi hitung.
    Pada saat guru membuka pembelajaran, belum terlihat motivasi, persepsi dan tujuan belajar, dengan mengemukakan tentang pelajaran yang sudah diberikan, seperti penjumlahan dan pengurangan, kemudian dilanjutkan dengan memberikan penjelasan tentang materi yang akan diajarkan.

  15. M Zeffri Irawan says:

    http://www.gurupintar.ut.ac.id/content/micro-teaching-online/inovasi-pembelajaran-dikelas-rendah
    Video ini berisi tayangan bagaimana seorang guru membangun pengetahuan siswa tentang konsep waktu melalui gambar jam yang dikaitkan dengan kegiatan keseharian siswa. Secara interaktif siswa diajak merepresentasikan waktu pada gambar jam. Alternatif pembelajaran konsep waktu pada tayangan ini berpotensi menyenangkan bagi siswa karena berkaitan dengan kegiatan keseharian siswa.
    Alat bantu pembelajaran menggunakan media gambar di kertas yang menguraikan kegiatan siswa sehari dikaitkan dengan perbedaan waktu pada jam. Siswa secara serentak menjawab setiap pertanyaan dari guru mengacu pada kegiatan yang tertera di gambar. Ide penggunaan jam sebagai suatu inovasi pembelajaran dapat lebih dikembangkan dengan memberikan pembelajaran menggunakan media manipulatif dengan menggunakan beberapa sesuai jumlah kelompok jam weker dan jam digital yang dapat di ubah-ubah baik oleh guru maupun siswa. Persiapkan yang diperlukan guru adalah media gambar dua dimensi beserta penjelasan dan media manipulatif jam weker dan jam digital yang mempunyai alarm. Jam tersebut dioperasikan bedasarkan kesepakatan masing masing kelompok untuk kegiatan yang berbeda sampai alarm berbunyi.

  16. M Zeffri Irawan says:

    http://www.gurupintar.ut.ac.id/content/micro-teaching-online/siswa-kesulitan-menghafal-rumus-matematika
    Siswa kesulitan menyebutkan rumus-rumus luas bangun datar karena tidak menguasai dasar konsep luas yang kuat. Penggunaan lagu sebagai media pembelajaran hanya tepat untuk hafalan jangka pendek. Rumus luas bangun-bangun datar adalah salah satu materi yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, namun penguasaannya tidak melalui kegiatan menghafal tetapi melalui pemahaman dan penguasaan konsep

  17. SRI WAHYUNI 858650302 says:

    vidio ini menggambarkan seorang guru taman kanak-kanak yang mengatasi anak yang sulit mengenal konsep bilangan.upaya guru tersebut antara lain:mengajak anak untuk membilang dengan permainan dan lagu atau tepuk,membuat alat peraga permainan konsep bilangan kemudian diminta meletakkan sejumlah benda sesuai lambang bilangan tersebut,memberikan tugas berupa lembar kerja memasangkan benda sesuai lambang bilanganya atau melingkari benda sesuai lambang bilanganya dan mengulas kembali hasil karya anak yang paling baik serta memberikan penguatan kepada anak yang hasil karyanya baik berupa pemberian stempel bintang ditanganya.

  18. siti syafa'atin says:

    mengatasi anak dan menanagani anak saat bermain bola pd vidio tersebut adalah tidak hanya mengenalkan bola dan cara memegang. nam ak lbh diajak konsentrasi bermain bersama2 anak2 lain, biar terangsang memori nya kepada ak yg lain bagaiaman bola itu di pakai bermain dengan serunya. jd dr rzflzk anak bermain ia akan mulai ikut memegang bola yg semula dia takutu

  19. siti syafa'atin says:

    menutur saya vidio ini mengajak anal untuk berimajasi sesui dengan apa yg akan merela sampaikan melalu gambat, dan apa yg di lihat di sekitat
    nmn ada beberapa anak saat melihat pemandangan imajinasinya masih kurang kuat sehingga mencontoh gambar temanya. lalu yg dilakuk ibu guru saat mgajak keluar kelas beliau hanya memperlihat kan apa yg ada di depan mata. sehingga anak anak hanya meliahat pak satpam, trmpat sampah dan pohon kelapa.jika saya sebagai guru. saya akan tunjulan luas nya pemandangan yg agak jauh. k kiri samping dan kupu2 yg beterbangan. jd anak tdk melihat pemandangan saja namun akan melihat indahnya kupu yg beterbangan ataupun capung serta pemandangan awan diatas saat pagi hari. lagint yg cerah dan mata hari yg bersinar. jd gambar imabinasi ak lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *